Loading...

Blog

...

Kisah Awal Perintisan Sei Babi Om Bai

SUATU hari, di tahun 1997, Gaspar Tiran alias Om Ba'i, yang baru berusia sekitar 20 tahun, nyaris putus asa dan bingung karena puluhan kilogram daging babi se'i dagangannya tidak laku terjual. Saat itu, Om Ba'i hanyalah penjual daging babi keliling dan penjual se'i babi yang dibakar.

Kondisi itu membuat suami dari Latvini Tiran-Timuneno ini hanya terbaring lemah di balai-balai kayu dan melamun sambil menatap daging babi yang digantungnya di kayu rumahnya. Yang ada di pikirannya hanya bagaimana cara membuat daging se'i babi ini laku terjual sehingga modalnya bisa kembali.

Selang beberapa saat termenung, Om Ba'i, melihat ada sebuah lampu kristal tepat di atas kepalanya. Lalu terdengar suara halus berbisik di telinganya mengenai cara yang harus dilakukan terhadap puluhan kilogram daging babi yang tidak laku itu.

"Saya tidak bisa berkata apa-apa saat melihat lampu kristal itu. Lalu saya dikasih tahu bagaimana cara yang bagus untuk membuat se'i babi. Pakai bahan apa, bagaimana cara bakar dan proses seperti apa. Lalu suara itu mengatakan, buat seperti itu dan kamu akan berhasil setelah melewati 99 tantangan ke depan. Suara itu bilang tunggu saja kejutan besok pagi," tutur Om Ba'i mengenang.

Terakhir diperbarui 27 May 2023 oleh penulis admin